Mobile Menu

navigasi

More News

Pentingnya Desain Kemasan Produk Makanan untuk Menarik Minat Konsumen

21.01


Apa hal pertama yang menjadi perhatian konsumen ketika membeli produk?

Pastinya desain produk makanan, bukan?

Yap, betul sekali, karena salah satu daya tarik suatu produk tidak terlepas dari kemasannya. Kenapa demikian? karena kemasan merupakan hal utama yang menjadi pemicu konsumen dalam memutuskan membeli suatu produk. Oleh karenanya, kemasan harus dapat memengaruhi konsumen untuk memberikan daya tarik dan respon positif. Desain produk makanan memegang pengaruh yang cukup penting dalam upaya menarik daya minta pembeli sekaligus meningkatkan penjualan produk tersebut. 

Maka dari itu, para pelaku usaha seperti UMKM di Indonesia yang kini mulai bertambah mulai memperhatikan kemasan untuk menambah nilai jual suatu produk yang ditawarkan kepada konsumen. Apalagi jika produk yang dipasarkan kian memiliki kuantitas yang banyak dan bervariasi, sehingga membutuhkan pembeda antara satu produk dengan produk lainnya. Pembeda dapat dimaksudkan adalah desain produk makanan tersebut.

Jika kamu menginginkan untuk membuat desain produk makanan, maka kamu harus menyesuaikan dengan target pasar, seperti menyesuaikan harga dengan kelas konsumen produk kamu. Selain itu, membuat desain produk makanan juga penting dengan melihat bagaimana bentuk, warna, grafis, ilustrasi, huruf hingga tatak letak desain yang sesuai dengan produk kamu, yang kemudian akan menjadi sebuah logo atau identitas yang melekat untuk produk tersebut. Tujuannya bukan lain agar produk yang kamu tawarkan dapat tersampaikan dan dimengerti konsumen hanya melalui visual desain produk makanan yang telah dibuat.  Tidak hanya itu, keenam unsur-unsur grafis tersebut juga merupakan unsur visual yang mempunyai peran terbesar dalam proses penyampaian visual communication. Maka, memperhatikan penampilan sebuah kemasan harus mempunyai ketajaman mata dalam melihat sesuatu yang daya tarik visual (estetika) dan daya tarik praktis (fungsional). 

Selain itu, memerhatikan desain kemasan produk makanan juga berfungsi untuk meningkatkan brand awareness dan kualitas produk tersebut. Semakin produk kamu dikenal maka produk kamu akan dipercaya oleh konsumen dan akan menumbuhkan konsumen baru. Desain kemasan produk makanan yang menarik dan memiliki nilai jual yang bagus dapat membantu pemasaran karena desain dirancang dengan baik, tercantum informasi penting terkait, jenis produk, merk bisnis, label produk, expire date, hingga kandungan gizi, alamat, dan keterangan produsen. Aspek-aspek tersebut sangat membantu dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang diproduksi oleh pelaku usaha. Dengan begitu, maka produk yang dipasarkan akan terjaga kualitasnya dan terjamin.

Namun di samping desain kemasan produk makanan merupakan hal yang penting, terdapat faktor-faktor yang mempertimbangkan dan dapat menampilkan beberapa faktor lainnya. 

Kira-kira apa saja faktor-faktor tersebut, ya? 

Pertama, faktor Pengamanan. Nah ini menjadi hal utama yang perlu dipertimbangkan bahwa kemasan harus dapat melindungi produk terhadap berbagai kemungkinan yang bisa menimbulkan penyebab dari kerusakan produk kamu, loh! 

Kedua, faktor ekonomi. Dalam memproduksi sebuah produk usaha kamu, perhitungan biaya produksi harus dimaksimalkan seefektif mungkin, termasuk pemilihan bahan agar biaya tidak melebihi biaya produksi sesuai dengan proposi manfaatnya. Jadi perlu di catat, ya!

Ketiga, faktor pendistibusian. Produk yang akan ditawarkan harus memperhatikan kemasan yang mudah didistribusikan, mulai dari pabrik ke distributor maupun pengecer hingga ke tangan konsumen.  

keempat, faktor komunikasi. Desain kemasan produk makanan harus mewakili dengan memberikan keterangan dan mencerminkan suatu produk yang diproduksi dengan pertimbangan mudah dilihat, dipahami, dan diingat oleh konsumen. 

kelimat, faktor ergonomi. Pertimbangan lainnya adalah faktor ergonomi agar kemasan mudah dibawa atau dipegang, dibuka, dan mudah diambil bagi siapapun yang memutuskan untuk membeli produk kamu. 

keenam, faktor estetika. Desain kemasan produk makanan harus mempertimbangkan aspek keindahan atau visual desain tersebut, agar dapat mencapai mutu daya tarik visual secara optimal.

ketujuh, faktor identitas. Dalam memproduksi suatu produk yang akan ditawarkan kepada konsumen, maka kemasan harus memiliki identitas. Artinya kemasan harus berbeda dengan kemasan lain, setidaknya ada karakteristik yang mudah diingat dan konsumen tertuju saat melihatnya. Maka identitas produk akan mudah dikenali dan dibedakan oleh produk lainnya. 

kedelapan, faktor promosi. Kemasan memiliki peranan penting terhadap aspek promosi itu sendiri. Pada hal ini kemasan berperan sebagai silent sales person yang ternyata mempunyai pengaruh yang besar dan cukup cepat perubahannya dalam meningkatkan nilai jual suatu produk.

kesembilan, faktor lingkungan. Faktor terakhir yang menjadi pertimbangan adalah lingkungan. Dengan cara menggunakan berbagai macam kemasan yang ramah lingkungan (environmentally friendly), dapat didaur ulang (recyclable), maupun dapat dipakai ulang (reusable).

Dapat digaris bawahi bahwa desain kemasan produk makanan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap minat konsumen dalam membeli suatu produk. Dengan desain produk yang menarik, kreatif, inovatif, dan berbeda, maka nilai jual akan meningkat. Salah satunya dengan membuat desain produk makanan dan pesan kemasan di Supernova Digipack. Solusi utama yang telah digunakan dan dipercaya oleh ribuan pelanggan. Tunggu apa lagi? Segera kunjungi https://www.supernovadigipack.com/ untuk informasi lebih lengkap termasuk pemesanan, ya!


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar