Mobile Menu

navigasi

More News

Peluang Usaha Makanan Instan Kemasan, Simak Tipsnya di Sini!

06.47
Peluang Usaha Makanan Instan Kemasan, Simak Tipsnya di Sini!


Seiring perkembangan zaman yang semakin pesat, membuat semua hal berjalan dengan cepat. Peribahasa yang mengatakan waktu adalah uang pun sangat relate dengan kondisi saat ini. Sehingga, segala hal yang cepat dan instan mulai diminati dan dicari. Salah satunya adalah makanan-makanan instan. Seiring berjalannya waktu, hidup manusia berjalan menjadi begitu cepat sehingga tidak ada waktu untuk berhenti dan menyiapkan makanan lengkap untuk diri sendiri. Apalagi bagi orang-orang yang tinggal sendirian atau sedang ada di perantauan. Pilihan paling memungkinkan untuk mereka adalah delivery order yang tentu akan membuat mereka merogoh kocek lebih dalam lagi. Maka dari itu lah, saat ini bisnis makanan instan kemasan memiliki peluang yang cukup besar. 

Tidak hanya karena hal itu, tetapi memang pada dasarnya usaha makanan merupakan salah satu usaha yang memiliki peluang sangat besar. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya gemar makan dan memiliki minat serta daya beli makanan yang cukup baik. Bahkan menurut Kementerian Perindustrian, industri makanan dan minuman di Indonesia diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur serta ekonomi nasional. Ditambah adanya pandemi yang belum juga berakhir, menyebabkan masih banyak orang yang memilih berdiam diri di rumah. Sehingga, menyimpan makanan instan kemasan dapat menjadi sebuah pilihan yang bagus. 

Tips Memulai Makanan Instan Kemasan 

Meskipun peluang usaha makanan instan kemasan cukup menjanjikan, namun kamu tetap perlu pertimbangan matang sebelum memutuskan untuk memulai usaha. Dilansir dari EHL Insights, terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa sebanyak 90% dari restoran baru gagal. Jadi, berikut merupakan beberapa tips yang dapat membantu kamu sebelum memutuskan untuk memulai usaha makanan instan kemasan: 

1. Bangun rencana bisnis yang matang 

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum membuka usaha makanan instan kemasan adalah rajin melakukan riset. Luangkan beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang usaha makanan yang lebih luas, target pasar kamu, tren dan pesaing terbaru, dan mulailah menulis rencana bisnis. Kamu harus mengetahui siapa target pasar usaha makanan kamu? Apakah baby boomer, gen X, gen Z, manula? Kamu juga harus menentukan segmentasi dari target usaha kamu, pastikan kamu memahami apa yang mereka beli, mengapa mereka membeli, dari mana mereka membeli, dan apa yang membuat mereka tertarik. Ini akan membantu kamu dalam membuat penawaran yang relevan dan juga sesuai target. Setelah kamu memiliki rencana bisnis, sekarang saatnya kamu mulai pengujian produk kamu. Temukan beberapa pelanggan yang merupakan target pasar produk kamu dan tanyakan pemikiran serta kesan mereka. 

2. Analisis pesaing 

Satu hal yang sering dilupakan oleh pelaku usaha, tetapi sebenarnya hal ini sangat penting adalah mempelajari pesaing usaha kita. Kamu harus mengetahui apa keunggulan pesaing kamu, bagaimana produk mereka bisa terjual, serta apa saja promosi yang mereka lakukan. Hal tersebut dapat menjadi informasi yang kemudian dapat kamu jadikan landasan dalam menentukan strategi pemasaran. Kamu pun harus menemukan apa yang membedakan produk kamu dengan produk lainnya yang sejenis. Berikanlah sentuhan-sentuhan yang unik pada setiap produk kamu, sehingga target pasar kamu lebih memilih produk kamu dibandingkan produk pesaing kamu. 

3. Lisensi dan perizinan 

Untuk memulai usaha apa pun, kamu harus memiliki izin resmi. Apalagi apabila usaha kamu adalah usaha makanan instan kemasan. Setidaknya kamu membutuhkan 2 izin yaitu PIRT atau singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga yaitu sertifikasi ijin usaha makanan yang dapat diajukan atas nama perseorangan maupun badan usaha yang telah berbentuk CV atau PT serta sertifikasi halal dari MUI. Dengan adanya 2 perizinan tersebut, kamu dapat membuka usaha makanan instan kemasan dengan lebih aman dan nyaman karena telah terjamin perizinannya. Selain itu, kamu juga harus mendaftarkan lisensi merek dagang kamu. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya oknum-oknum nakal yang menjiplak produk kamu sebagian atau keseluruhan yang tentunya akan merugikan bisnis kamu. 

4. Pilih pemasok bahan baku terpercaya 

Sebagai pemilik usaha di industri makanan, tentunya kamu akan bekerja dengan sejumlah pemasok bahan baku yang berbeda-beda. Cobalah untuk membuat daftar bahan baku apa saja yang dibutuhkan, lalu tentukan anggaran jangka pendek dan jangka panjang kamu, dan cari pemasok yang tepat. Tetapi ingat bahwa meskipun kamu sangat menjunjung tinggi dalam hal kualitas, pemasok yang terlalu mahal dapat meminimalkan margin usaha kamu. Jadi pastikan untuk dapat bernegosiasi. Tapi di mana kamu mulai mencari pemasok yang tepat? Cobalah pergi ke pengecer grosir, pasar petani lokal, meminta rekomendasi dari sesama pemilik usaha makanan atau lakukan pencarian Google sederhana. Pastikan kamu mencari pemasok bahan baku yang terpercaya, yang memiliki rekam jejak yang baik dalam menyediakan produk berkualitas dan kemitraan yang sukses. Perhatikan serta pastikan tentang jadwal pengiriman dan praktik manajemen keamanan bahan baku makanan. 

5. Ciptakan identitas produk 

Meskipun ini terdengar sangat umum tetapi jika kamu akan memulai bisnis makanan instan kemasan dan akan menjual produk yang kamu buat, pahami bahwa nama merek sangat penting dalam industri ini. Putuskan sendiri nama merek yang ketika didengar orang dapat dengan mudah memvisualisasikan makanan instan apa yang kamu jual dan tidak ada kebingungan dalam pikiran mereka tentang produk apa itu. Selanjutnya, buatlah logo produk yang mencerminkan produk yang kamu jual atau logo yang memiliki meaning kuat. Pastikan setelah kamu memutuskan nama dan logo merek, dapatkan lisensi paten seperti yang sebelumnya telah dibahas. Selain nama dan logo merek, identitas produk lainnya yang harus dipikirkan adalah kemasan atau packaging. Buatlah kemasan yang tidak hanya fungsional sebagai pembungkus produk, namun juga kemasan yang memiliki ciri khas dan dapat menambah nilai jual produk. 

Jasa Cetak Kemasan Makanan Instan untuk UMKM 

Untuk memenuhi kebutuhan packaging mockup atau packaging makanan instan kemasan, kamu dapat menghubungi Supernova Digipack yang telah berpengalaman menyediakan jasa cetak kemasan untuk berbagai macam produk. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, Supernova Digipack dapat membantu kamu menyediakan custom packaging yang sangat menarik dan menjadi ciri khas produk kamu dibandingkan produk sejenis lainnya. Seluruh packaging yang dihasilkan oleh Supernova Digipack dicetak mengggunakan teknologi HP Indigo 20000 yang dapat mencetakan packaging dengan kualitas tinggi. Packaging yang dihasilkan memiliki warna yang tajam, kontras dan tidak mudah luntur, sehingga packaging produk makanan instan kemasan kamu akan sangat sempurna. 

Supernova Digipack pun telah tersertifikasi FSSC 22000 yaitu Food Safety Management yang menjadi sebuah standar kemasan yang memenuhi prosedur keamanan pangan. Sehingga, produk makanan instan kemasan kamu akan aman dengan packaging dari Supernova Digipack. Selain itu, harga yang ditawarkan oleh Supernova Digipack pun sangat bersahabat. Hanya dengan Minimal Order Quantity (MOQ) sebanyak 500 pcs* saja, kamu bisa membawa pulang packaging dengan kualitas cetak yang baik setara kelas industri dengan desain yang bisa kamu buat sendiri agar dapat menarik perhatian konsumen. Dapatkan packaging untuk usaha makanan instan kemasan kamu melalui website Supernova Digipack sekarang juga! 

*S&K berlaku
Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar